Bakti untuk Negeri: Dari Nelayan ke Parlemen (Biografi Muhamad Yunus, S.Pi., M.M.)
Author: Muhammad Natsir Tahar
ISBN:
Pages: 300 (xii + 298) pages
Publisher: Focus Publishing Intermedia
Terbit: April 2026
Buku ini adalah biografi inspiratif tentang perjalanan hidup Muhammad Yunus, S.Pi., M.M., seorang anak nelayan keturunan Bugis-Selayar yang lahir dan besar di Batam. Ia menyaksikan langsung transformasi dramatis kampung halamannya, dari pulau berhutan lebat dengan kampung-kampung pesisir yang sunyi, menjadi kota industri skala internasional yang menjadi primadona Indonesia. Kisahnya dibuka dengan memori masa kecil di Kampung Jodoh yang dua kali terbakar, pendidikan yang ditempuh dengan susah payah hingga meraih gelar sarjana perikanan di Universitas Riau, hingga perjuangan hidup yang keras sebagai tukang ojek, nelayan yang tiga kali tenggelam dan kehilangan ayah di laut, serta pengusaha pasir yang merintis usaha dari nol. Di tengah semua liku itu, ia juga memiliki kisah cinta yang romantis: mencari seorang gadis misterius di pinggir lapangan bola hanya bermodal petunjuk sepeda oranye, yang akhirnya menjadi pendamping hidupnya hingga kini.
Dari titik nadir kehidupan, Yunus bangkit memasuki dunia politik dan terpilih menjadi anggota DPRD Kota Batam selama empat periode berturut-turut (2009–2029). Buku ini tidak hanya mencatat kiprahnya sebagai legislator di Komisi IV yang membidangi kesejahteraan rakyat, tetapi juga perannya sebagai Ketua Persatuan Drumb Band Indonesia (PDBI) Kota Batam, Sekretaris Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, serta tokoh yang berperan dalam lahirnya Perda Pemajuan Kebudayaan. Ditulis dengan gaya sastrawi yang puitis namun tidak hiperbola, biografi ini menyelami nilai-nilai filosofis, psikologis, dan spiritual yang membentuk karakter Yunus: ketekunan yang diwarisi dari ayahnya, keberanian yang ditempa oleh tebing dan hutan angker, kerendahan hati yang dipelajari dari menjadi tukang ojek, serta komitmen yang tak pernah lupa pada akar rumput. Buku ini bukan sekadar kisah seorang politisi, tetapi sebuah refleksi tentang bagaimana seorang anak nelayan bisa menjadi pemimpin yang membumi, serta sebuah pengingat bahwa di tengah arus modernitas yang deras, ada nilai-nilai lama yang harus terus dijaga, bahwa keberhasilan sejati adalah ketika kita tak pernah lupa dari mana kita berasal, dan selalu kembali untuk berbagi kepada mereka yang ditinggalkan. ~
Service to the Nation: From Fisherman to Parliament
This book is an inspiring biography of Muhammad Yunus, S.Pi., M.M., a fisherman’s son of Bugis-Selayar descent, born and raised in Batam. He witnessed firsthand the dramatic transformation of his homeland, from a densely forested island with quiet coastal villages into an internationally scaled industrial city that became Indonesia’s flagship gateway facing Singapore. His story begins with childhood memories of Kampung Jodoh, which burned down twice; his arduous pursuit of education, culminating in a bachelor’s degree in fisheries from the University of Riau; and his struggle to survive as a motorcycle taxi driver, a fisherman who nearly drowned three times and lost his father at sea, and a sand miner who built a business from scratch. Amid all these hardships, he also experienced a romantic quest, searching for a mysterious girl he glimpsed at a soccer field, armed only with the clue of an orange bicycle, who eventually became his lifelong companion.
From the lowest points of his life, Yunus rose to enter politics and was elected as a member of the Batam City Council for four consecutive terms (2009–2029). This book chronicles not only his legislative work in Commission IV, which oversees public welfare, but also his roles as Chairman of the Indonesian Marching Band Association (PDBI) in Batam, General Secretary of the Malay Customary Institution (LAM) in Batam, and a key figure behind the enactment of Regional Regulation No. 1/2018 on Cultural Advancement. Written in a poetic yet balanced literary style, the biography explores the philosophical, psychological, and spiritual values that shaped Yunus’s character: the perseverance inherited from his father, the courage forged on steep cliffs and in eerie forests, the humility learned as a motorcycle taxi driver, and the unwavering commitment to his grassroots roots. This book is more than the story of a politician; it is a reflection on how a fisherman’s son can become a grounded leader, and a reminder that amid the rapid currents of modernity, timeless values must be preserved, that true success lies in never forgetting where we came from, and always returning to share with those we left behind. ~





