
BIOGRAFI PROFFESOR EMERITUS DATIN DR. MARYATI BINTI MOHAMED
Wanita yang Berjalan di Atas Air
Author: Muhammad Natsir Tahar
ISBN:
Pages: viii + 317 halaman, 14,8 cm x 21 cm
Publisher: Focus Publishing Intermedia
Terbit: April 2026
Biografi ini mengisahkan perjalanan hidup Professor Emeritus Datin Dr. Maryati binti Mohamed, seorang ilmuwan Malaysia kelahiran Singapura yang dibesarkan di Kelantan, yang berjuang dari sebuah pondok kecil di kawasan Istana Jahar hingga menjadi profesor di dua universiti terkemuka Malaysia. Dengan latar belakang keluarga yang sarat penderitaan, bapanya bekas buruh paksa Jepun yang terselamat dari Death Railway, neneknya seorang wanita Orang Asli dari Gua Musang yang diangkat menjadi anak angkat istana, dan ibunya yang tidak pernah mahu menjadi warganegara Malaysia, Maryati membuktikan bahawa kemiskinan dan kesulitan bukanlah penghalang untuk mencapai kejayaan.
Lebih daripada sekadar catatan pencapaian akademik, buku ini mengupas sisi kemanusiaan seorang tokoh: bagaimana dia menolak tawaran ginjal dari anaknya sendiri kerana cinta, menolak ginjal dari banduan yang dihukum mati di China kerana prinsip, dan bertahan menjalani dialisis selama 20 tahun sambil terus mengajar dan membimbing pelajar. Dengan gaya penulisan yang menggabungkan elemen sastrawi, dramatik, dan reflektif, biografi ini mengajak pembaca merasai getaran emosi dan pergolakan batin seorang wanita yang kehilangan anak kesayangan, menghadapi diskriminasi dalam dunia akademik, dan tetap tegar walaupun tubuhnya terikat pada mesin dialisis tiga kali seminggu.
Buku ini penting untuk setiap insan yang sedang bergelut dengan ujian hidup, penyakit, kekecewaan, atau kehilangan. Ia mengingatkan kita bahawa kejayaan sejati bukan diukur dari gelar atau harta, tetapi dari impak yang ditinggalkan kepada orang lain, kepada alam, dan kepada generasi akan datang. Terinspirasi dari filosofi “kumbang kecil” yang menjadi pegangan Maryati: terbang, mencari madu, dan kembali ke sarang, buku ini adalah pelita bagi mereka yang percaya bahawa setiap perjuangan ada hikmahnya, dan setiap kesedihan ada penghiburnya. ~
Woman Who Walked on Water
This biography chronicles the extraordinary journey of Professor Emeritus Datin Dr. Maryati binti Mohamed, a Malaysian scientist born in Singapore and raised in Kelantan, who rose from a small hut near Istana Jahar to become a professor at two of Malaysia’s leading universities. With a family background marked by profound suffering, her father a former Japanese forced labourer who survived the Death Railway, her grandmother an Orang Asli woman from Gua Musang adopted by the royal court, and her mother who never wanted to become a Malaysian citizen, Maryati proved that poverty and hardship are not barriers to success.
Beyond the academic achievements, this book delves into the humanity of a remarkable woman: how she refused a kidney transplant from her own child out of love, declined a kidney from a death-row prisoner in China on principle, and endured 20 years of dialysis while continuing to teach and mentor students. Written in a style that blends literary, dramatic, and reflective elements, this biography invites readers to feel the emotional turbulence of a woman who lost a beloved daughter, faced discrimination in academia, and remained steadfast even as her body was bound to a dialysis machine three times a week.
This book is essential for anyone grappling with life’s trials, illness, disappointment, or loss. It reminds us that true success is not measured by titles or wealth, but by the impact we leave on others, on nature, and on future generations. Inspired by Maryati’s guiding philosophy of the “small beetle”, fly, seek honey, and return to the nest, this book is a beacon for those who believe that every struggle carries wisdom, and every sorrow holds solace. ~


